Bismillahirrahmanirrahim…

Sudah dua minggu tepatnya tahun ajaran baru 2018-2019 berlangsung. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pihak SDI Imam Syafi’i selalu mempersiapkan diri untuk menyambut murid-murid barunya. Mereka adalah anak-anak terbaik yang telah melalui proses seleksi masuk hingga kini resmi menjadi murid kelas satu di SDI Imam Syafi’i. Jumlah murid-murid baru tersebut sebanyak 54 siswa-siswi. Alhamdulillah, terjadi peningkatan jumlah dari tahun sebelumnya. Salah satu guru kelas 1 berpesan, “Jumlah siswa dan siswi yang semakin banyak ini merupakan tantangan bagi kami agar tetap memberikan perhatian dengan baik kepada semua siswa sekaligus penyemangat baru bagi kami agar menjadi lebih baik lagi.”

16 Juli 2018 merupakan hari pertama masuk setelah melepas masa liburan panjang. Pukul 7.15 WIB, seluruh siswa sudah berbaris di halaman sekolah dengan rapi. Upacara penyambutan dipimpin oleh Kepala Sekolah, Bapak Jusron Permana. Alhamdulillah upacara berjalan dengan tertib. Setelah usai, murid-murid kelas 2 sampai dengan kelas 6 memasuki kelas barunya. Sementara murid-murid kelas 1 juga digiring ke kelas mereka untuk segera dilakukan pemasangan name tag.

Selama tiga hari kedepan, murid-murid kelas 1 belum merasakan KBM atau Kegiatan Belajar Mengajar. Mereka masih diajarkan untuk beradaptasi dibawah bimbingan beberapa guru atau ustadzah yang bertugas. Kegiatan ini terjadwal dari pukul 7.30 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB. Adapun rincian kegiatan yang telah dilakukan oleh murid-murid baru adalah:

Hari pertama diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah dengan cara anak-anak diajak berkeliling. Setelah itu, mereka kembali ke kelasnya masing-masing. Selanjutnya mereka diajak untuk saling mengenal lebih baik antarteman dan juga dengan guru. Kegiatan hari pertama ini tidak diisi dengan kegiatan yang terlalu berat karena anak-anak harus dibuat nyaman terlebih dahulu dengan lingkungan barunya.

Hari kedua diisi dengan pemberian motivasi oleh guru atau ustadzah yang bertugas. Selanjutnya, anak-anak diajari bacaan dzikir pagi dan doa sebelum belajar. Guna melatih motorik kasar dan refreshing, anak-anak diajak ke lapangan untuk bermain tangkap bola sekaligus beberapa gerakan senam ringan. Motorik kasar pada anak-anak harus ditingkatkan dan dimatangkan agar motorik halusnya diharapkan dapat meningkat. Kegiatan selanjutnya adalah snack time dan kemudian diakhiri dengan kegiatan motorik halus berupa mewarnai.

Hari ketiga diisi dengan kegiatan pagi yang sama pada hari sebelumnya, yaitu pemberian motivasi oleh guru atau ustadzah yang bertugas serta kembali belajar menghafal bacaan dzikir pagi dan doa sebelum belajar. Kegiatan yang baru pada hari ketiga adalah anak-anak belajar sholat dhuha di mushola dengan fokus pengajaran pada gerakan demi gerakan sholat. Setelah itu, anak-anak kembali ke kelas untuk snack time. Kegiatan makan makanan ringan ini tidak hanya sekadar untuk menambah energi anak-anak, namun guru atau ustadzah yang bertugas juga mengajarkan adab makan dan minum yang baik sesuai ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan pada akhir kegiatan, anak-anak diajak untuk mengenal huruf hijaiyah melalui sebuah permainan dan dikte empat huruf guna melatih motorik halus mereka.

Alhamdulillah kegiatan pengenalan sekolah bagi murid-murid baru berjalan dengan baik dan memuaskan. Kesan dari salah satu ustadzah yang bertugas, “Alhamdulillah anak-anak sudah siap dan berani memasuki dunia sekolahnya yang baru. Bahkan selama tiga hari kemarin, Alhamdulillah tidak ada anak yang menangis dan mengompol.” Kini semua murid dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 sudah mengikuti KBM atau Kegiatan Belajar dengan baik dan tekun. Sekali lagi kami ucapkan, “Selamat datang wajah baru yang penuh semangat! Mari bersama-sama kita menjadi pribadi yang senantiasa bertauhid, shalih / shalihah, dan berakhlak!”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.